counters

Jumat, 10 Februari 2012

What's a Love

Bila telapak tanganmu berkeringat,
Hatimu dag dig dug, Suaramu bagai
tersangkut di tenggorokan,
Itu bukan cinta, tetapi SUKA.

Bila tanganmu tidak dapat berhenti
memegang dan menyentuhnya, Itu bukan
cinta tetapi BIRAHI.

Bila kamu menginginkannya karena tahu
Ia akan selalu berada di sampingmu,
Itu bukan cinta tetapi KESEPIAN.

Bila kamu menerima pernyataan cintanya
Karena kamu tak mau menyakiti hatinya,
Itu bukan cinta tetapi KASIHAN.

Bila kamu bersedia memberikan semua
Yang kamu sukai demi dia,
Itu bukan cinta tetapi KEMURAHAN HATI.

Bila kamu bangga dan selalu ingin
memamerkannya Kepada semua orang,
Itu bukan cinta tetapi KEMUJURAN.

Bila kamu mengatakan padanya bahwa ia
adalah Satu-satunya hal yang kamu
pikirkan, Itu bukan cinta tetapi
GOMBAL.

Kamu MENCINTAINYA,
Ketika kamu MENERIMA KESALAHAN DIA,
Karena itu adalah bagian dari
kepribadiannya.

Ketika kamu RELA MEMBERIKAN HATIMU,
DAN KEHIDUPANMU;

Ketika HATIMU TERCABIK BILA IA SEDIH,
dan BERBUNGA BILA IA BAHAGIA;

Ketika kamu MENANGIS UNTUK KEPEDIHANNYA
Biarpun ia cukup tegar menghadapinya;

Ketika kamu tertarik kepada orang lain
Tetapi kamu masih SETIA bersamanya.

CINTA adalah PENGORBANAN;

MENCINTAI berarti MEMBERI DIRI.

CINTA adalah KEMATIAN ATAS EGOISME dan
EGOSENTRISME.

Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah
harga yang harus dibayar…
Untuk sebuah CINTA…

Semua diatas adalah kata perumpamaan,
tapi

Awal dari cinta adalah membiarkan
orang yang kita cintai menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya
menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai
pantulan diri sendiri yang kita temukan
di dalam dia

-got this from milis hope this can inspire you-

Mari Ber-Pradigma

Paradigma Dunia,...hmmm..dunia yang mempunyai paradigma atau kita yang berparadigma?

Satu dek kartu yang terdiri dari 52 kartu, tanpa joker tentunya, yang menandakan 52 minggu dalam satu tahun, empat suit dalam kartu (keriting, sekop, wajik dan hati) menandankan adanya emapt musim dalam satu tahun dan adanya dua warna dalam kartu (merah dan Hitam) menandakan adanya siang dan malam.

Semua orang merasa benar, semua orang merasa dirinya telah melakukan hal yeng tepat menurut paradigmanya, tapi apakah kita telah yakin dengan paradigma yang kita miliki?..
ini ada pertanyaan yang mungkin kita harus jawab sebelum kita membuat sebuah paradigma yang ujungnya akan menghasilkan sebuah keputusan untuk hidup kita, “kita yakin kita tahu atau kita percaya kita tahu?…
Dalam satu detik saja banyak yang dapat terjadi, dan semuanya baik kita sadari maupun tidak adalah hasil dari paradigma kita. Semua orang memiliki paradima masing-masing yang tekadang diri kita sendiri saja bingung menjelaskannya.

Nah sekarang sebelum semuanya terlambat, karena kata pepatah”tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang mulia” kita semua harus berpikir sejenak mengenai paradigma dalam kehidupan kita, tetapi yang bakal menjadi paradigma lagi adalah paradigma yang mana dalam otak kita harus kita telaah.

Selamat ber paradigma!